Arsip Tag: joko widodo

Jokowi: Jakarta harus jadi pusat kebudayaan nusantara

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Jakarta sebagai ibu kota negara harus menjadi pusat kebudayaan nusantara.

“Jakarta adalah ibu kota negara, maka dari itu, harus menjadi pusat kebudayaan Indonesia, pusat kebudayaan nusantara, dengan tuan rumah Betawi,” kata Jokowi di sela Kirab Budaya Rakyat di pelataran Monas, Jakarta Pusat, Minggu.

Baca lebih lanjut

Jokowi inginkan ada ruang kreativitas untuk kaum muda

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi berencana membangun sejumlah ruang publik khusus untuk mengasah kreativitas para pemuda.

“Bentuk ruang publik itu bisa seperti taman. Nantinya, taman itu dapat dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan olahraga atau kegiatan seni, seperti orkestra kecil, gambang kromong dan lain-lain,” kata Jokowi usai memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan eks IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Senin.

Baca lebih lanjut

Jokowi: Tak Ada Satpol PP Gusur Warga Muara Angke

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membantah adanya beberapa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI yang melakukan penggusuran rumah warga di Muara Angke, Jakarta Utara. Ia pun berjanji akan lebih memperhatikan warga Muara Angke.

Baca lebih lanjut

Dengar Jokowi Sidak, Pak Camat Langsung Naik Ojek

Saat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berkunjung ke Kecamatan Cempaka Putih, Selasa (23/10/2012) pagi, Camat Asril Rizal tidak ada di tempat. Saat itu, dia sedang menghadiri lomba PKK di gedung Wali Kota Jakarta Pusat, yang juga dihadiri istri Jokowi, Iriana.

“Saya enggak ada di kantor saat Pak Gubernur sidak karena ingin menghadiri lomba PKK di wali kota,” kata Asril, saat ditemui Kompas.com seusai melakukan rapat koordinasi di Kelurahan Cempaka Putih Timur, Selasa siang.

Asril mengaku sudah tiba di kantornya pukul 06.15 WIB. Setelah menemui beberapa pegawainya, ia langsung mengisi absen “lima jari” yang tercatat pukul 06.47 WIB. Ia pun sempat menemui wakilnya, Poppy Purnama, dan melakukan koordinasi rutin.

Setelah itu, sekitar pukul 07.50 WIB, ia bergegas meninggalkan kantor bersama tim penggerak PKK kecamatan. Tak lama berselang, saat rombongan baru melintas di sekitar Atrium Senen, ia menerima kabar bahwa Jokowi melakukan sidak ke Kelurahan Cempaka Putih Timur.

Tak menunggu lama, ia pun langsung turun dari mobil dan menumpang tukang ojek menuju kantor kelurahan tersebut. Saat tiba di lokasi, Jokowi sudah bergeser ke kantor Kecamatan Cempaka Putih. Dari situ, Asril kembali menumpang sebuah ojek menuju kantornya.

Meski sempat bertemu dengan Jokowi, situasinya sudah tak bersahabat. Saat itu, Jokowi sudah berada di dalam mobil untuk meninggalkan kantor Kecamatan Cempaka Putih.

“Padahal, sejak pagi, saya sudah di kantor, kan ada bukti absennya, tetapi memang saya keluar untuk menghadiri undangan Pak Wali Kota,” ungkapnya.

Asril mengatakan, undangan Wali Kota Jakarta Pusat berlaku untuk seluruh Camat di wilayah Jakarta Pusat. Instruksi itu langsung diberikan oleh Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah pada Senin (22/10/2012) sore.

Selama kira-kira 20 menit berada di Kecamatan Cempaka Putih, Jokowi didampingi Poppy Purnama. Jokowi sempat menilik tempat di mana surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diproses, menemui Kepala Seksi Tata Ruang, dan juga ke Kepala Seksi Kependudukan yang mengelola warga pendatang baru.

“Selama sidak di sini, Pak Gubernur didampingi oleh wakil camat. Saya sempat bertemu Pak Gubernur, tetapi beliau sudah di atas mobil,” tuturnya.

Sumber: KOMPAS.com