Topan Sandy Mengamuk, Amerika Hadapi Kiamat Kecil

Topan super Sandy menghantam wilayah Pantai Timur Amerika Serikat sepanjang Senin waktu setempat. Angin kencang berkekuatan ratusan kilometer per jam dan hujan deras menimbulkan banjir di darat dan gelombang tinggi di laut.

Di Atlantic City, kekacauan akibat Sandy memporakporandakan beberapa blok wilayah pariwisata di kota tersebut. Diberitakan CNN, angin kencang dan hujan deras terjadi dari North Carolina hingga ke Maine, menyebabkan mati listrik di beberapa wilayah. Tiga juta orang di 11 negara bagian dan District of Columbia terpaksa hidup tanpa listrik.

Topan yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di Amerika Serikat ini memaksa lebih dari satu juta orang mengungsi. Beberapa kota di Pantai Timur terencam banjir, salah satunya adalah kota Dewey Beach, Delaware, yang ketinggian air bisa mencapai dua meter. Di Boston, beberapa jembatan ditutup karena naiknya volume air sungai.

Sandy juga memicu gelombang tinggi di laut. Belasan orang terlempar ke laut saat replika kapal Inggris HMS Bounty yang mereka tumpangi dihantam ombak besar di perairan Atlantik. Sebanyak 13 dari 16 orang berhasil menyelamatkan diri, tiga lainnya masih dalam pencarian.

Angin kencang juga menewaskan seorang pria di Queens, New York. Menurut Frank Dwyer, juru bicara pemadam kebakaran Queens, pria ini tewas tertimpa pohon yang roboh menimpa rumahnya.

Pohon-pohon yang rubuh dan puing-puing bangunan yang diterbangkan angin telah merusak beberapa gardu pembangkit listrik di New York. Reuters menuliskan, perusahaan listrik Con Edison memprediksi akan melakukan pemutusan listrik terbesar yang pernah mereka lakukan di kota itu. Sekitar 35.000 orang di Manhattan dan Brooklyn akan kena dampaknya.

Crane Rontok

Warga di beberapa blok di pusat kota New York terpaksa diungsikan saat alat berat berupatower crane rontok diterpa angin. Crane baja yang beratnya berton-ton itu menggantung di ketinggian 300 meter dari permukaan tanah. Dikhawatirkan, jika dihantam angin lagi, baja itu bisa jatuh dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah, atau mungkin korban jiwa.

Crane itu digunakan untuk pembangunan gedung yang akan didaulat sebagai apartemen termewah di kota Big Apple. Gedung bernama One57 itu akan terdiri dari 90 lantai dengan harga satu buah apartemen mencapai US$16,75 juta.

Walikota New York Michael R. Bloomberg tidak ingin berspekulasi mengenai resiko yang akan terjadi. Tim penyelidik tengah mencari tahu cara aman untuk mengatasi masalah ini. “Karena tim sedang menyelidikinya, tidak berarti besi-besi itu tidak akan jatuh,” kata Bloomberg.

Di kota ini juga, transportasi bus dan kereta tidak beroperasi. Sekolah diliburkan dan sekitar 400.000 orang di wilayah dataran rendah Manhattan dan beberapa tempat lainnya diperintahkan mengungsi.

Bursa Efek New York terpaksa ditutup pada Senin dan Selasa. Ini adalah penutupan pertama sejak tahun 1985, saat Badai Gloria menghantam.

Badan Meteorolgi Amerikat Serikat menurunkan kadar kekuatan Sandy dari tingkat badai ke topan. Walau demikian, Sandy masih masuk dalam kategori berbahaya. Sandy adalah jenis topan langka yang yang terbentuk dari aliran jet arktik yang diselimuti oleh badai tropis. (eh)

Empat Orang Tewas

Setidaknya empat orang tewas, Senin (29/10), saat Badai-Super Sandy menerjang Pantai Timur AS yang padat penduduk. Badai tersebut menumbangkan pohon-pohon, tiang listrik dan menerbangkan puing-puing ke udara.

Dua orang tewas di Morris County, New Jersey, ketika sebuah pohon tumbang meninpa sebuah kendaraan, kata seorang pejabat penanganan bencana lokal. Orang ketiga tewas di New York City, juga karena pohon tumbang, kata petugas pemadam kebakaran.

Korban keempat di Toronto, Kanada. Korban seorang perempuan yang tewas karena diterjang puing-puing yang berterbangan, kata polisi.

Di tempat lain di sepanjang Pantai Timur, seorang pelaut AS dari replika kapal HMS Bounty diselamatkan dari laut dalam kondisi “tidak sadar”. Kapten kapal itu hilang dan dikhawatirkan tewas.

Badai tersebut telah menewaskan sedikitnya 67 orang, termasuk seorang warga AS di Puerto Rico, saat badai itu menyapu Karibia selama beberapa hari terakhir. Badai itu diperkirakan akan berubah menjadi badai yang jauh lebih kuat pada Senin waktu AS.

Pihak berwenang telah memperingatkan tentang ancaman terhadap nyawa dan properti yang “belum pernah terjadi sebelumnya” dan telah memerintahkan ratusan ribu warga dari New England hingga North Carolina untuk mengungsi dari rumah mereka dan mencari tempat perlindungan.

Pusat Topan Nasional mengatakan, kecepatan angin di dalam Badai Sandy turun karena badai itu menjadi siklon pasca-tropis. Namun dengan kekuatan angin yang mencapai 130 kilometer per jam saat mendarat di dekat Atlantic City, New Jersey, badai itu tetap berbahaya.

Pohon-pohon tumbang menimpa kabel listrik. Hal itu pada gilirannya membuat jutaan rumah tanpa listrik ketika hari mulai gelap. Badai itu juga telah membuat layanan kereta api terhenti. Puluhan ribu orang pun terdampar di bandara di seluruh wilayah.

Badai itu diperkirakan akan mempengaruhi lebih dari 60 juta warga AS, atau seperlima dari populasi negara itu, dan menyebabkan kerugian hingga 20 miliar dollar AS.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s